Ibu Linggar Alinx Berawal dengan 500 Ribu Rupiah, Kini Telah Meraup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan. Salah satu bisnis paling berkembang tak hanya di Indonesia, namun juga mendemami kalangan entrepeneur seluruh dunia adalah online business. Sesuai namanya, berjualan melalui media sosial maupun website internet sebagai lapak bisnis tak hanya digandrungi pengimpor, namun juga pegawai swasta, ibu ruma
h tangga, bahkan pelajar SMA! Jika Anda berfikir anak zaman sekarang tidak bisa apa-apa, bertemulah dengan Linggar Alinx. Lulusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang akrab dipanggil Linggar ini membuktikan bahwa dengan modal 500.000, dengan passion, komitmen dan kerja keras, maka omzet 20.000.000 per bulan bukan lagi sesuatu yang mustahil. Berawal dari kesukaannya mengoleksi baju dari SMA, si cantik sagitarius ini berani mencoba kemampuannya berbisnis lewat online shop. Mari terinspirasi oleh passion pemilik Bajuaja.com yang bersedia diwawancarai secara eksklusif oleh SoloExpose! Jadi, apa sebenarnya yang dilakukan oleh bajuaja.com? bajuaja.com, sebuah online shop yang menjual pakaian pria dan wanita ke seluruh Indonesia. Rata-rata menggunakan sistem order dan ready stock. Anda memulai bisnis ketika masih SMA. Bagaimana awal mulanya? Hobi belanja baju lalu terfikir untuk coba punya online shop sendiri menggunakan modal dari nabung uang saku. Sekitar tahun 2011 dengan modal 500.000, Saya menjual pakaian buatan lokal dengan sistem PO (pre-order) karena untuk online shop, sistem PO bisa dibilang lebih menguntungkan dan hanya menyetok barang-barang best seller. BajuAja.com terus berkembang. Ada tips mengenai cara mendapatkan pelanggan baru? Lewat endorse artis, mengikuti sistem SFS (Shout-out for Shout-out: dua online shop atau lebih, saling bertukar promosi di akun Instagram mereka agar menarik perhatian dan mengajak kostumer tetap masing-masing untuk berbelanja). Promosi lewat media sosial seperti fanpage Facebook, Line, Twitter, Instagram dan mengikuti event-event bazaar atau pameran yang sesuai dengan target market Kami. Untuk bazaar, kurang lebih kami sudah ikut enam sampai tujuh kali di Solo dan Jogja. Tapi untuk pengiriman barang sudah sampai ke seluruh Indonesia. Berapa omzet BajuAja.com setiap bulannya? Saat ini minimal 20.000.000 per bulan. Sangat berbeda dari modal awal yang dulu cuma 500.000 hasil mengumpulkan uang saku. Sekarang, jika permintaan pelanggan sedang banyak-banyaknya seperti trend celana high-weist kemarin, omzet bisa mencapai 50.000.000. Lalu apa project selanjutnya untuk mengembangkan bisnis Anda? Untuk BajuAja.com, sekarang terpikir untuk nggak hanya mengimpor dari Asia saja, tapi juga dari Dubai karena kualitas produknya yang bagus-bagus tapi terkendala di harga yang bisa dibilang lumayan mahal. Lalu ada project kedua, yaitu bermitra bersama teman-teman membuat brand baju sendiri. Berawal dari keinginan memiliki merek sendiri yang berkualitas bagus. Kami mengambil bahan-bahan terbaik dari Indonesia seperi Bandung dan Malang, serta luar negeri seperti Bangkok dan Hongkong untuk didesain oleh desainer kami. Saat ini sudah jalan satu season dan diperuntukkan untuk pecinta fashion kelas menengah keatas. Sempat ada ketakutan saat memutuskan menjadi seorang entrepeneur dibidang fashion? Ketakutan itu pasti. Tapi karena hobi, tidak ada yang perlu ditakutkan. Untuk pembaca yang ingin memulai online shop, ada saran yang bisa dibagi? Keinginan itu nomor sekian. Mulailah bisnis sesuai passion Anda. Kalau bisnis dimulai dengan passion, kesukaan dan hobi, semuanya akan berjalan lancar-lancar saja. Karena semua pekerjaan harus dikerjakan dengan senang hati. Susah untuk bertahan di satu pekerjaan kalau bukan itu bukan passion Anda. Dalam lima tahun kedepan, apa yang Anda harapkan dari BajuAja.com?