23/05/2018
Salam jumpa lagi saudara dan saudariku, perjumpaan kita kali ini akan membahas masalah blok vario 125
Dari keluar pabrik honda vario 125 merupakan varian motor dengan handling dan mesin yang nyaman dipakai untuk harian, tetapi untuk beberapa orang merasa kurang nendang tarikannya (torsi)
Beberapa rubahan yang mudah dilakukan seperti:
1. Penggantian piston yang lebih besar (over size)
2. Penggantian camshaft (noken) dengan lift atau durasi yang lebih tinggi
Saya akan membahas tentang penggantian piston terutama yang menggunakan piston honda Sonic, disini yang dipergunakan adalah piston ori dengan menggunakan blok standart, beberapa bengkel masih mengandalkan liner ori ada juga yang mengganti liner agar lebih tebal.
Plus dan minus rubahan diatas:
1. Tanpa penggantian liner maka sisa liner akan tipis yang beresiko apabila mesin dalam keadaan panas akan berbunyi berisik karena pemuaian logamnya semakin besar karena diameter yg semakin tipis, ada beberapa kasus liner nya pecah karena terlalu tipis tetapi saya lebih menganjurkan cara ini karena murah dan presisi.
2. Penggantian liner dengan bahan yang lebih tebal (tapi belum tentu bagus π) yg sering digunakan itu liner diesel kelebihannya sisa liner masih tebal, pemuaiannya lebih kecil dan tahan kompresi tinggi tetapi bila bengkel bubut memasangnya tidak presisi akan menyebabkan banyak kerusakan di sektor mesin, ini yang saya akan bahas.
Beberapa waktu lalu saya mendapatkan servisan vario bore up ex bengkel lain,saya pergunakan jalan tenaga tidak merata dan bila panas tenaga ngempos, pertama saya pikir adalah kekurangan bahan bakar (too lean) maka saya anjurkan penggunaan openlooper,setelah beberapa minggu gejala yg sama terjadi lagi sehingga saya sarankan penggantian Fuel Controller dan pembenahan cvt.
Setelah semua selesai tidak ada masalah berarti hingga masa inreyen selesai dan dilakukan test dyno tidak terjadi kesalahan dan masalah.
Masalah muncul saat pemilik mengambil motor, mulai indikator overheat sering menyala dan tenaga langsung drop, lucunya bila indikator menyala coolant radiator akan berkurang 1/2 bagian.
Anehnya hal itu kadang terjadi kadang normal seperti biasa, setelah saya bongkar ulang ternyata mechanical seal sampai jebol dan T radiator retak, maka saya simpulkan kompresi terjadi kebocoran, langkah yg saya lakukan adalah papas blok head asal rata agar kopresi tidak bocor.
Cara tersebut diatas berhasil selama 1 minggu dan kumat lagi penyakit yang sama, kesimpulan terakhir adalah blok tidak sempurna alias cacat.
Bisa dilihat di foto terakhir terdapat celah antara liner dan blok seperti retakan dimana kompresi akan rembes ke arah water jacket dimana coolant akan tertekan keluar.
Kesimpulannya adalah:
Untuk rubahan harian jangan melakukan rubahan berat yg membutuhkan kepresisian tinggi cukup menggunakan komponen bawaan kita maksimalkan, semoga artikel saya ini membantu dan menambah pengetahuan, terimakasih atas waktu membacanya.