Ahass Rizky Motor - 11236 Sambas

Ahass Rizky Motor - 11236 Sambas Berbagi informasi dan ilmu pengetahuan tentang Sepeda Motor HONDA - Servis dasar sepeda motor, cara mengganti part dan info terbaru terkait sepeda motor

Apa itu DOT pada minyak rem dan apa bedanya DOT 3 dan DOT 4DOT pada minyak rem adalah standar yang dibuat oleh United St...
11/06/2026

Apa itu DOT pada minyak rem dan apa bedanya DOT 3 dan DOT 4

DOT pada minyak rem adalah standar yang dibuat oleh United States Department of Transportation untuk mengukur kualitas dan performa cairan rem (brake fluid).

Angka di belakangnya (DOT 3, DOT 4, DOT 5, dll.) menunjukkan spesifikasi performanya, terutama titik didih dan ketahanan terhadap panas.

Perbedaan DOT 3 dan DOT 4

1. DOT 4 lebih tahan panas
°Cocok untuk motor atau mobil yang sering dipakai di jalan pegunungan, membawa beban, atau berkendara agresif.
°Risiko rem "blong" akibat minyak rem mendidih lebih kecil.

2. DOT 4 biasanya lebih mahal
°Karena aditif dan spesifikasinya lebih tinggi.

3. DOT 4 lebih cepat menyerap air
°Karena itu tetap perlu diganti secara berkala.

Boleh dicampur?

DOT 3 dan DOT 4 umumnya bisa dicampur karena sama-sama berbasis glycol ether. Namun, jika dicampur, performanya akan mengikuti spesifikasi yang lebih rendah (mendekati DOT 3).

Untuk motor harian?

• Motor bebek dan matic harian: DOT 3 sudah cukup jika sesuai rekomendasi pabrikan.
• Motor yang menggunakan cakram depan-belakang atau sering perjalanan jauh: DOT 4 lebih baik karena cadangan ketahanan panasnya lebih tinggi.

Perbedaan DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.1 sebenarnya terutama ada pada ketahanan panas (titik didih) dan performa pengereman saat kondisi berat.

DOT 5.1 vs DOT 4

✅ Titik didih lebih tinggi, sehingga lebih tahan terhadap rem blong akibat minyak rem mendidih.
✅ Respon rem biasanya lebih cepat karena viskositasnya lebih rendah, terutama pada sistem ABS modern.
✅ Bisa digunakan menggantikan DOT 3 atau DOT 4 jika sistem rem mengizinkan.
❌ Lebih mahal.

Jangan Tertukar dengan DOT 5

Banyak orang mengira DOT 5.1 adalah versi terbaru dari DOT 5, padahal berbeda:

Jenis Basis
DOT 3 Glycol
DOT 4 Glycol
DOT 5 Silikon
DOT 5.1 Glycol

DOT 5 tidak boleh dicampur dengan DOT 3, DOT 4, atau DOT 5.1.

Urutan Performa
🥉 DOT 3 > Harian standar
🥈 DOT 4 > Harian berat, touring, pegunungan
🥇 DOT 5.1 > Motor/mobil performa tinggi, ABS modern, penggunaan ekstrem

Untuk motor harian seperti bebek, matic, atau sport ringan, biasanya DOT 4 sudah lebih dari cukup. DOT 5.1 baru terasa manfaatnya jika rem sering bekerja pada suhu tinggi atau kendaraan memiliki sistem ABS yang menuntut respons cepat.

Apa bedanya oli 2T dan oli 4T?Perbedaan utama oli 2T dan oli 4T ada pada cara kerja mesinnya dan tugas oli tersebut.Huru...
11/06/2026

Apa bedanya oli 2T dan oli 4T?

Perbedaan utama oli 2T dan oli 4T ada pada cara kerja mesinnya dan tugas oli tersebut.

Huruf "T" pada oli 2T dan 4T berarti "Tak" atau "Stroke" (langkah kerja piston).

Jadi:
• Oli 2T = oli untuk mesin 2-tak (2-stroke engine).
• Oli 4T = oli untuk mesin 4-tak (4-stroke engine).

Bisa dijelaskan secara singkat seperti ini:

• Oli 2T adalah oli yang dirancang untuk mesin 2-tak, di mana oli akan ikut terbakar bersama bahan bakar setelah melumasi komponen mesin.

• Oli 4T adalah oli yang dirancang untuk mesin 4-tak, di mana oli akan bersirkulasi terus di dalam mesin untuk melumasi komponen dan tidak ikut terbakar.

Perumpamaan Mudah

• Oli 2T seperti minyak goreng yang sekali pakai lalu habis.
• Oli 4T seperti air dalam sistem akuarium yang terus dipompa dan digunakan berulang sampai waktunya diganti.

Singkatnya:

➡️ Oli 2T = melumasi lalu terbakar.
➡️ Oli 4T = melumasi lalu digunakan berulang sampai diganti.

Apa yang terjadi jika tertukar?

• Oli 4T dipakai sebagai oli samping mesin 2T: oli sulit terbakar sempurna, menghasilkan asap berlebih, kerak, dan performa buruk.

• Oli 2T dimasukkan ke mesin 4T: pelumasan tidak memadai karena oli 2T memang tidak dirancang untuk bekerja lama di dalam mesin, sehingga dapat mempercepat keausan.

Oli mesin umumnya dibagi menjadi mineral, semi sintetis (synthetic blend), dan full sintetis berdasarkan bahan dasar (ba...
06/06/2026

Oli mesin umumnya dibagi menjadi mineral, semi sintetis (synthetic blend), dan full sintetis berdasarkan bahan dasar (base oil) yang digunakan.

Apa itu oli mineral, semi sintetis dan full sintetis?

1. Oli Mineral

• Teknologi paling lama.
• Molekul oli tidak seragam sehingga lebih mudah mengental saat dingin dan lebih mudah menipis saat panas.
• Cocok untuk motor atau mobil dengan teknologi mesin yang sederhana.
• Biasanya digunakan pada oli SAE 40 atau 20W-50 yang murah.

2. Oli Semi Sintetis

• Campuran oli mineral dan sintetis.
• Kinerja di suhu tinggi lebih baik dibanding oli mineral.
• Umur pakai lebih panjang.
• Banyak dipakai pada motor harian modern.

3. Oli Full Sintetis

• Dibuat dari base oil sintetis dengan molekul yang lebih seragam.
• Lebih stabil pada suhu panas maupun dingin.
• Mengurangi gesekan dan endapan mesin.
• Cocok untuk mesin modern, performa tinggi, atau penggunaan jarak jauh.

Analogi Sederhana

Bayangkan jalan yang dilalui bola:
• Mineral = jalan berbatu tidak rata.
• Semi sintetis = jalan campuran aspal dan beton.
• Full sintetis = jalan tol yang sangat mulus.

Semakin seragam molekul olinya, semakin mudah oli melumasi komponen mesin dan mempertahankan kekentalannya.

Cara Mengetahui dari Kemasan

Biasanya tertulis:
• Mineral Oil
• Synthetic Blend / Semi Synthetic
• Fully Synthetic / Full Synthetic

Namun perlu diketahui, tidak semua oli yang bertuliskan "Synthetic" adalah full sintetis. Ada yang masih termasuk semi sintetis. Karena itu perhatikan keterangan lengkap pada kemasan atau spesifikasi produk.

Apa itu API service pada kemasan oli?Seperti misalnya API SJ, API SL, API SM dan apa bedanya dengan API CC, API CE dst?A...
04/06/2026

Apa itu API service pada kemasan oli?
Seperti misalnya API SJ, API SL, API SM dan apa bedanya dengan API CC, API CE dst?

API pada oli adalah standar kualitas oli yang ditetapkan oleh American Petroleum Institute. Kode API menunjukkan tingkat performa dan jenis mesin yang cocok menggunakan oli tersebut.

1. API untuk mesin bensin (huruf S)

Huruf S berasal dari Spark Ignition (mesin bensin).
Urutannya semakin ke belakang alfabet, semakin tinggi standar kualitasnya.

Urutan kualitas:

SJ < SL < SM < SN < SP

Jika motor mensyaratkan API SJ, maka API SL, SM, SN, atau SP juga boleh digunakan karena kualitasnya lebih tinggi.

2. API untuk mesin diesel (huruf C)

Huruf C berasal dari Compression Ignition (mesin diesel).

Urutan kualitas:

CC < CD < CE < CF < CG-4 < CH-4 < CI-4 < CJ-4 < CK-4

3. Oli yang memiliki dua kode API

Contohnya:
API SL/CF

Artinya:
SL = memenuhi standar mesin bensin.
CF = juga memenuhi standar mesin diesel tertentu.

Biasanya ditemukan pada oli kendaraan niaga ringan atau oli multifungsi.

Contoh praktis pada motor

Untuk motor bebek, skutik, dan sport modern di Indonesia biasanya minimal:

• API SJ
• API SL
• API SM
• API SN
• API SP

Saat ini oli motor yang bagus umumnya sudah menggunakan API SN atau API SP, ditambah standar JASO MA/MA2 untuk motor kopling basah atau JASO MB untuk motor matic.

Jadi singkatnya:

• API Sx = untuk mesin bensin.
• API Cx = untuk mesin diesel.
• Huruf yang semakin belakang biasanya menunjukkan standar yang lebih baru dan performa yang lebih tinggi.

Apa itu JASO pada kemasan oli motor? Apa bedanya JASO MA sama JASO MB? Dan apa bedanya JASO MA, MA1, dan MA2?JASO adalah...
04/06/2026

Apa itu JASO pada kemasan oli motor?
Apa bedanya JASO MA sama JASO MB?
Dan apa bedanya JASO MA, MA1, dan MA2?

JASO adalah standar oli khusus motor yang dibuat oleh Japanese Automotive Standards Organization. Standar ini mengatur apakah oli cocok untuk sistem kopling motor, terutama motor yang menggunakan kopling basah (wet clutch), yaitu kopling yang terendam oli mesin.

Jadi secara sederhana:

• JASO MA = untuk kebanyakan motor manual dan sport.
• JASO MB = biasanya untuk motor matic CVT.

Perbedaan JASO MA, MA1, dan MA2

Sebenarnya MA1 dan MA2 adalah turunan dari JASO MA. Bedanya ada pada tingkat gesekan (friction) yang dihasilkan saat kopling bekerja.

Secara umum:

MA1 > banyak dipakai motor yang lebih tua atau yang mengutamakan perpindahan kopling halus.
MA2 > lebih umum pada motor modern, sport, touring, dan mesin bertorsi besar.
MA tanpa angka > hasil pengujiannya berada di antara MA1 dan MA2 sehingga tidak masuk penuh ke salah satu kategori.

Apakah ada JASO MB2?

Sebenarnya tidak ada klasifikasi resmi JASO MB2 pada standar JASO T903. Yang resmi hanya:

JASO MA
JASO MA1
JASO MA2
JASO MB

Jika ada tulisan "MB2" pada kemasan, biasanya itu istilah pemasaran atau kode produk dari pabrikan tertentu, bukan tingkatan resmi JASO seperti MA2.

Sering kita temukan tulisan angka 10W-30, 10W-40, 20W-40 dan seterusnya pada kemasan oli mesin kendaraan. Tahukah kalian...
04/06/2026

Sering kita temukan tulisan angka 10W-30, 10W-40, 20W-40 dan seterusnya pada kemasan oli mesin kendaraan. Tahukah kalian apa arti dari angka tersebut?
Angka-angka tersebut disebut SAE.

SAE adalah singkatan dari SAE International (dulu bernama Society of Automotive Engineers), yaitu organisasi yang membuat standar tingkat kekentalan (viskositas) oli.

Angka SAE menunjukkan seberapa kental atau encer oli pada suhu tertentu.

Oli Multigrade (misalnya 10W-30, 10W-40, 20W-40)

Formatnya: XW-Y

• XW = kekentalan saat dingin (W = Winter)
• Y = kekentalan saat mesin panas (sekitar 100°C)

Contoh:

SAE 10W-30

• Saat dingin: setara SAE 10 (lebih encer)
• Saat panas: setara SAE 30
• Cocok untuk mesin yang membutuhkan oli lebih encer saat suhu kerja.

SAE 10W-40

• Saat dingin: sama-sama SAE 10
• Saat panas: lebih kental daripada SAE 30
• Umum digunakan pada banyak motor harian.

SAE 20W-40

• Saat dingin: lebih kental daripada 10W
• Saat panas: sama-sama SAE 40
• Biasanya lebih cocok untuk mesin yang sudah agak tua atau daerah bersuhu panas.

Oli Monograde

SAE 40

• Hanya memiliki satu angka.
• Kekentalannya setara SAE 40 pada suhu kerja.
• Saat dingin jauh lebih kental dibanding oli multigrade.
• Banyak digunakan pada mesin industri, diesel lama, atau aplikasi khusus.

Untuk motor modern di Indonesia, yang paling sering direkomendasikan pabrikan biasanya 10W-30 atau 10W-40, tergantung desain mesin dan spesifikasi yang tercantum di buku manual. Menggunakan SAE yang terlalu kental bisa membuat sirkulasi oli saat start dingin lebih lambat dan konsumsi bahan bakar sedikit meningkat.

Proses pemasangan balihoRabu, 17 Agustus 2022
17/08/2022

Proses pemasangan baliho

Rabu, 17 Agustus 2022

Proses pembongkaran baliho. Selasa, 16 Agustus 2022
17/08/2022

Proses pembongkaran baliho.

Selasa, 16 Agustus 2022

26/03/2022

Teaser Astra Honda 27th Technical Skill Contest 2022

29/01/2022

Address

Jalan H. Hamid No. 16, Dusun Arung Kuang, Desa Simpang Empat, Tangaran
Sambas
79465

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00
Saturday 07:00 - 17:00
Sunday 07:00 - 17:00

Telephone

+6285252029430

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ahass Rizky Motor - 11236 Sambas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ahass Rizky Motor - 11236 Sambas:

Shortcuts

Share