Bengkel Bubut Karya Jaya

Bengkel Bubut Karya Jaya melayani eceran dan partai
kunjungi toko online kami
shope mastercakram87

28/09/2020
22/09/2020

Virus Corona antara ada dan tiada....!

Baca baik2....
Kami yang awam ini bukan tak percaya adanya virus corona, jangankan virus yang masih se-alam, sama-sama alam fisika, malaikat dengan jin yang beda alam pun kami percaya, padahal alam mereka metafisika.

Sehalus-halusnya virus masih ada mikroskop untuk meneliti, tapi jin dan malaikat belum ada alat untuk deteksi selain kemenyan dengan jampi-jampi.

Bukan p**a kami curiga kepada paramedis yang mati-matian sampai dengan mati benaran berjibaku menyelamatkan pasien corona, karena kami sangat yakin tak ada KONTRAKTOR yang sukarela terima proyek membersihkan gigi buaya, kecuali buaya darat.

Kami hanya tak percaya dengan kebijakan pemimpin negeri ini dalam menghadapi pandemi.

Bayangkan...
Saat virus ini dimulai dari Cina, sampai hari ini "bangsatwan" dari negeri tersebut bebas keluar masuk, bahkan diberi fasilitas istimewa.

Ketika semua negara menutup pelabuhan dan bandara, pemimpin negeri ini malah sibuk promosi pariwisata.

Saat negara lain fokus menyelamatkan nyawa, pemerintah republik ini sibuk menyelamatkan devisa.

WHO telah umumkan antivirusnya belum ada, seharusnya antibodi menjadi tumpuan. Tapi pemerintah secara sistematis menggerus imunitas tubuh dengan pemberitaan korban corona terus menerus.

Seharusnya ruang ibadah, ruang belajar, ruang kerja, dan ruang sosial menjadi tempat mengecas imun, tapi semua ditutup agar kita fokus menahan serangan virus tanpa tameng tanpa senjata.

Refocusing anggaran di mana-mana, pegawai yang seharusnya kerja, sekarang hanya melamun saja. Proyek yang menyerap tenaga kerja terhenti dan ekonomi pun merana.
Rakyat disubsidi dengan dana desa, warga menumpuk menanti jatahnya.

Kenapa tidak dibuka lahan tani, kebun dan ternak seluas-luasnya, agar masyarakat bisa beraktivitas dan melupakan corona.

Pastikan hasil usaha mereka diserap pasar, atau dibeli oleh pemerintah dengan anggaran corona walaupun untuk "dibuang" semua.

Sekurang-kurangnya, badan mereka sehat karena keringat mengucur, jiwa mereka kuat karena ada harapan yang menggiur.

Biarkan mereka tetap belajar agar masa depan mereka makmur, aktifkan ruang-ruang sosial agar mereka terhibur, dorong mereka beribadat, Kalaupun mati karena corona minimal selamat di dalam kubur.

Kawan-kawan paramedis, kuatlah... kami tidak melawan Anda, kami hanya melawan kebijakan yang salah kaprah, yang setiap hari terus berubah, bukan hanya kebijakan, bahkan termasuk istilah.

Kami pun bingung dengan peraturan-peraturan yang cenderung menyingkirkan akal sehat.
Dimana disatu sisi, diwajibkan pemakaiannya dari jenis apapun tidak dipermasalahkan, yang penting pakai, disangsi jika tidak digunakan, tapi disisi lain, ada klasifikasikasi yang boleh dan jangan dipakai.

Belum lagi peraturan dimana sedang sendiri pun, diwajibkan tetap dipakai. Sementara dari teori yang ada, dia menyebar lewat droplet. Tidak terbang di udara sepertinya halnya virus penyakit lain.

Rakyat yang menghadiri upacara pemakaman dibubarkan dengan alasan berkerumun, padahal sudah memakai protokol, sementara disidang razia masker mereka berkerumun kok tidak dibubarkan juga?
Dan tempo hari, ketika ada elemen rakyat yang berdemo dan dangdutan di pilkada pun tidak dibubarkan.
Jadi mau dibawa kemana arahnya peraturan ini ???
Peraturan suka-suka kah?

Dan..
Mohon dijelaskan, pasien positif corona yang sudah sembuh, sembuh karena obat ataukah sembuh dengan sendirinya...?

Kalau sembuh dengan obat, apa nama obatnya...?

Kalau sembuh dengan sendirinya, untuk apa buang-buang waktu, tenaga, biaya bahkan nyawa...?

Kalau yang meninggal disebabkan karena penyakit penyerta, kenapa sibuk mengurus orang yang tanpa gejala...?

Kalau yang meninggal karena salah diagnosa, bagaimana merevisi datanya...?
Kenapa tidak disampaikan juga...?

Wahai akal sehat p**anglah kembali ke Indonesia, bila tidak pergilah selamanya...Karena saudara kami yang mengalami gangguan jiwa, sampai hari ini baik-baik saja.

Sumber
H Masrul Aidi Lc
sedikit untuk melengkapi

Alhamdulillah kirim tipis" gas tegal
23/08/2020

Alhamdulillah kirim tipis" gas tegal

Numpang nyimpan foto
19/08/2020

Numpang nyimpan foto

Ready klx 30 wa 082232414473
18/08/2020

Ready klx 30 wa 082232414473

07/07/2020

Ahli bubut sudah punya pengalaman banyak,,,disiplin siap bekerja di bawah tekanan

Terima jasa pembuatan pangkon cakram belakang Ganti kampas tromol tanpa tromol
11/01/2019

Terima jasa pembuatan pangkon cakram belakang
Ganti kampas tromol tanpa tromol

26/07/2018

Yang kemaren sold ready lgi
Pnp tirev diameter 35

Address

Nganjuk
64461

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bengkel Bubut Karya Jaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bengkel Bubut Karya Jaya:

Share