10/07/2019
🗣 informasi penting biar tetap aman saat berkendaraan .
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat masih kerap terjadi di Indonesia. Dikarenakan kejadian kendaraan berat gagal rem cukup sering terjadi di Indonesia. Sulit rasanya untuk mengetahui bahwa kondisi kendaraan berat tersebut baik-baik saja atau tidak, sehingga penting untuk menjaga jarak mobil baik saat turunan, tanjakan, maupun jalanan datar. Karena saat kendaraan berat itu gagal rem, maka sembilan puluh persen akan mengalami kecelakaan fatal seperti yang dilansir dari kompas.com.
Sebab yang sering terjadi, ketika mobil mengambil jarak aman terhadap kendaraan berat, mobil lainnya malah mengambil jarak kecil tersebut. Sehingga ketika kendaraan berat tersebut mengalami masalah tiba-tiba pada kekuatan remnya, mobil pribadi tadi tidak bisa menghindar.
Sobat Honda juga perlu ingat bahwa ketika rem kendaraan berat bermasalah maka hal yang mereka lakukan adalah mencari kendaraan kecil sebagai ganjalan agar berhenti meluncur atau ngerem (target fixation). Jadi agar bisa menghindari kecelakaan yang masih sering terjadi tersebut, jangan egois saat berkendara.
Menjaga posisi mobil dengan kendaraan berat juga menjadi salah satu strategi yang bisa dilakukan dalam perjalanan. Ketika posisinya adalah mobil diapit oleh kendaraan berat, ada baiknya menepi dahulu dan membiarkan truk atau bus itu lewat. Biar saja kita berada di belakang mereka dan menjaga jarak. Tapi bila saat tanjakan, ada baiknya berada di depan kendaraan berat.
Selain itu cara mengetahui kendaraan berat mengalami masalah pada rem, yakni adanya aroma terbakar. Gagal rem itu disebabkan karena brake drum atau tromol panas (over heating) sehingga daya cengkram kampas rem menurun. Saat hal tersebut terjadi akan ada bau yang keluar dari sisi roda. Pengemudi kendaraan patut merasakan hal itu guna mengantisipasinya. Semoga informasinya bermanfaat Sobat Honda. Dan ingat Safety First yak.