16/05/2026
Di balik megahnya bangunan tua ini, tersimpan jejak sejarah dan iman yang telah hidup ratusan tahun di tanah Flores. Gereja tua yang berada di Desa Sikka, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga warisan budaya yang menyatukan nilai religius dan kearifan lokal masyarakat Sikka.
Arsitekturnya yang didominasi kayu dengan rangka atap tinggi memperlihatkan perpaduan unik antara pengaruh Eropa dan budaya lokal Flores. Setiap sudut bangunan memancarkan suasana tenang, sakral, dan penuh cerita tentang perjalanan panjang penyebaran agama Katolik di wilayah timur Indonesia.
Di dalam keheningan gereja ini, waktu seakan berjalan lebih lambat. Deretan bangku kayu, cahaya yang masuk dari jendela, serta detail ukiran tradisional menghadirkan rasa damai yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Gereja tua Sikka bukan hanya simbol iman, tetapi juga saksi sejarah yang tetap berdiri kokoh menjaga identitas budaya masyarakat Flores hingga hari ini.