Seputar Motor Injeksi

Call Contact the business

Seputar Motor Injeksi Seputar Mesin Injeksi Menyediakan Sperpart Motor,Jgn lupa Follow & tag IG :

23/02/2024
16/06/2023

Tips Ukur Tekanan P***a Bahan Bakar Injeksi

1. Pastikan kunci kontak ke posisi off.
2. Lepaskan connector p***a bahan bakar.
3. Putar kunci kontak ke posisi on.
4. Hidupkan sepeda motor sampai mesin mati.
5. Putar kunci kontak ke posisi off.
6. Lepaskan selang bahan bakar.
7. Pasang full pressure gauge dengan benar.
8. Pasang kembali connector p***a bahan bakar.
9. Putar kunci kontak ke posisi on.
10. Hidupkan sepeda motor dan lihat hasil pengukuran, pastikan tekanan yang dihasilkan adalah sesuai dngn ketentuan masing - masing tipe kendaraan

Menurut salah satu bengkel resmi, ini patokan yang bisa diukur untuk melihat normal tidaknya tekanan fuel pump di motor. "Pakai pressure gauge yang dipasang di saluran bensin. Patokannya kalau tekanan normal bakal menunjukkan angka 300 kPa,"

25/01/2023

Halo semuanya! 🌟 Anda bisa mendukung saya dengan mengirim Stars, itu membantu saya mendapatkan uang untuk terus membuat konten yang Anda sukai.

Setiap kali Anda melihat Stars, Anda bisa mengirimi saya Stars!

Fungsi,Gejala Kerusakan dan Cara Kerja Water Temperature Sensor (WTS)A. Fungsi Sensor WTS (Water Temperature Sensor) unt...
01/09/2022

Fungsi,Gejala Kerusakan dan Cara Kerja Water Temperature Sensor (WTS)

A. Fungsi Sensor WTS (Water Temperature Sensor) untuk mendeteksi suhu dari cairan pendingin mesin yang kemudian dikirim ke ECU sebagai input untuk memperhitungkan jumlah penginjeksian bahan bakar pada injektor dan berfungsi untuk mengon-offkan kipas pendingin. Sensor WTS atau ECT biasanya terletak pada blok mesin atau rumah thermostat bagian bawah.
Sensor ini memanfaatkan komponen elektronik berupa thermistor tipe NTC (Negative Temperature Coefisien), yang mana bekerjanya sensor ini adalah ketika suhu cairan pendingin naik maka tahanan atau resistansi pada sensor ini akan menurun yang berakibat tegangan outpunya juga menurun sehingga penginjeksian bahan bakar berkurang dan bila suhu cairan pendingin ini turun maka tahanan atau resistansi pada sensor ini akan naik dan berakibat tegangan out ikut naik juga yang imbasnya penginjeksian bahan bakar akan bertambah juga.

B. CARA KERJA WATER TEMPERATURE SENSOR

Sensor WTS menggunakan komponen elektronik berupa thermistor yang digunakan sebagai pendeteksi dan pengukur temperatur cairan pendingin. Besar kecilnnya hasil tahanan pada komponen thermistor akan berubah-ubah menyesuaikan dengan tinggi rendah dari suhu atau temperatur cairan pendingin.

Pada thermistor terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. thermistor PTC (Positif Temperature Coefisien), merupakan thermistor yang nilai tahanannya akan tinggi jika suhu disekitar panas, dan tahanan akan rendah jika suhu disekitar dingin.

2. thermistor NTC (Negative Temperature Coefisien ), merupakan thermistor yang memiliki nilai terbalik terhadap suhu. Apabila suhu disekitar panas, maka hasil tahanan pada thermistor rendah. Dan ketika suhu disekitar dingin maka tahanan pada thermistor tinggi.

Sedangkan thermistor yang digunakan pada sensor WTS adalah jenis NTC (Negative Temperature Coefisien). Dengan kerja apabila suhu cairan pendingin meniningkat, maka hasil tahanan pada thermistor pada sensor WTS akan rendah. Sedangkan jika cairan pendingin menurun, maka hasil tahanan thermistor akan tinggi.
Semakin tinggi dari temperatur cairan pendingin akan menyebabkan tahanan pada thermistornya menjadi rendah dan tegangan output akan rendah. Efeknya volume penginjeksian dari bahan bakar akan semakin sedikit. Sedangkan jika semakin rendah temperatur cairan pendingin maka tahanan pada thermistornya akan tinggi dan tegangan output makin besar, efeknya volume pengunjeksian bahan bakar akan diperbanyak.

Sensor WTS yang dihubungkan ke ECU (Engine Control Unit) pada sistem injeksi. Dimana ECU memberikan signal tegangan sumber sebesar 5 volt ke sensor WTS melalui terminal THW. Sedangkan tegangan output dari sensor WTS akan berubah-ubah besarnya sesuai dengan perubahan cairan pendingin serta berubah-ubah sesuai dengan nilai tahanan atau resistansi yang ada pada sensor WTS.

Output signal sensor WTS ini (pada terminal E2)dikirim kembali ke ECU menjadi signal input yang akan digunakan sebagai data masukkan untuk mengontrol aktuator-aktuator pada mesin injeksi seperti injektor, coil pengapian, Idle speed control valve (ISC), serta kipas pendingin.

C. GEJALA KERUSAKAN WATER TEMPERATURE SENSOR

Karena sensor WTS fungsinya yang sangat penting untuk performa mesin, sensor WTS yang rusak atau terputus biasanya menyebabkan beberapa gejala, yaitu:

1. emisi gas buang tinggi, hal ini terjadi karena sensor WTS akan terus membaca informasi mesin dalam kondisi dingin sehingga suplay bahan bakar diperbanyak.

2. konsumsi bahan bakar boros, kerusakan pada sensor WTS juga dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar sehingga kendaraan gagal dalam uji emisi.

3. kipas pendingin menyala terus, hal ini terjadi karena ECT mengalami short circuit (hubungan singkat). ECU menganggap bahwa suhu cairan pendingin panas.

!!!!!!!!!
masalah sensor pendingin lebih disebabkan oleh kabel longgar atau berkarat dan kegagalan konektor daripada oleh sensor itu sendiri. Selain itu, pengemudi dapat menemukan gejala kerusakan dengan melihat lampu indikator mesin yang menyala saat mesin hidup.

Fungsi dan Cara Kerja Crankshaft Position SensorCrankshaft Position Sensor ( CKPS )  atau disebut juga sebagai sensor po...
10/02/2022

Fungsi dan Cara Kerja Crankshaft Position Sensor

Crankshaft Position Sensor ( CKPS ) atau disebut juga sebagai sensor poros engkol adalah salah satu sensor yang mempunyai peran vital pada mesin yang sudang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection ( EFI ). Selain itu penyebutan sensor CPKS juga dikenal sebagai sensor NE.

A. Fungsi Crankshaft Position Sensor ( CKPS )

Fungsi Crankshaft Position Sensor ( CKPS ) bukan hanya satu melainkan memiliki beberapa 3 ( tiga ) fungsi penting.

1. Pembacaan Sudut Posisi Poros Engkol

Fungsi crankshaft position sensor yang pertama adalah mendeteksi sudut poros engkol. Seperti mengetahui posisi piston setiap silinder. Data inilah yang nantinya dikirim oleh CKPS ke ECU untuk mengetahui piston yang berada di Titik Mati Bawah Dan Titik Mati atas pada selinder.

2. Menentukan Waktu Pengapian Dan Penginjeksian Bahan Bakar

Fungsi crankshaft position sensor yang kedua adalah sebagai penentu waktu pengapian dan penginjeksian bahan bakar pada silinder sesuai dengan feering order, Setelah ECU mengetahui posisi piston pada silinder, maka ECU pun mengirimkan sinyal ke injektor untuk menyemprotkan bahan bakar dan coil untuk memercikan bunga api.

3. Mendeteksi Putaran Mesin ( RPM )

Tacho meter yang terdapat di panel instrumen yang berfungsi mengukur putaran mesin datanya diperoleh dari sensor CKPS. Round Per Minutes ( RPM ) pada mesin ini juga berpengaruh terdahap sistem yang lain.

B. Cara Kerja Crankshaft Position Sensor ( CKPS )

Cara kerja cranshaft position sensor (CKP) memanfaatkan sensor putaran,ada dua jenis yaitu sensor induktif dan sensor effect hall. Sensor induktif memanfaatkan induksi yang dihasilkan oleh pickup coil,CKP sensor yang menggunakan induksi terdiri dari dua kabel,sementara itu CKP sensor yang menggunakan effect hall memanfaatkan effect hal untuk mendeteksi putaran dan posisi crankshaft,

1. Type Inductive / Variable Reluctance Sensor

Tegangan yang diperoleh murni berasal dari gaya induksi magnet yang terjadi pada pick up coil sensor tersebut ketika rotor berputar. Tegangan variatif inilah dikirim oleh CKPS ke ECU dan dengan mudah ECU mengetahui kondisi putaran mesin dari jumlah tegangan yang dikirim. Semakin cepat putaran mesin maka tegangan induksi yang terjadi semakin besar, sebaliknya semakin lamat putaran mesin maka semakin kecil p**a tegangan induksi yang dihasilkan. Rata - rata tegangan yang dihasilkan berkisar 1 sampai 2 volt.

2. Type Hall Effect Sensor
Pada CKP sensor tipe hall effect tidak menggunakan magnet permanen. Sehingga ini tidak terpengaruh oleh perubahan medan magnet.
Umumnya CKP sensor type hall effect menggunakan tiga kabel. Hal ini dikarenakan sensor jenis ini membutuhkan tegangan input 5 Volt agar dapat bekerja. Tiga terminal yang digunakan yaitu tegangan input ( VC + ) ground atau massa ( VC - ) , dan tegangan output.

Demikian artikel tentang fungsi dan cara kerja TPS sensor pada sistem injeksi, semoga dapat menambah wawasan kita tentang otomotif, Jangan lupa IG :

Fb : Seputar Motor Injeksi
Dan jangan lupa kunjungi juga ulasan berikutnya,Sekian Dan Trimakasih 🤗🙏

04/01/2022

Selamat Tahun Baru Gaes,smg di thn ini di permudahkan Rezekinya,dan panjang umur🤗.

Mimin mau nanya nih✌, kalo kita bikin Wa apakah / Tidak Nih🙏,Bagi yg setuju Silahkan Comen dan Masukan Nomer X'n di comentar sertakan Nama Bengkel??

Fungsi Dan Cara Kerja CMP (Camshaft Position) Sensor pada Sistem InjeksiA. Pengertian dan fungsi CMP Sensor.      CMP se...
13/12/2021

Fungsi Dan Cara Kerja CMP (Camshaft Position) Sensor pada Sistem Injeksi

A. Pengertian dan fungsi CMP Sensor.
CMP sensor merupakan salah satu sensor vital yang terdapat pada sistem bahan bakar dengan injeksi atau EFI (Electronic Fuel Injection).
Fungsi penting dari CMP sensor adalah untuk menentukan langkah hisap di mana terjadi pembukaan injektor atau penginjeksian sistem bahan bakar.
Komponen ini salah satu sensor yang terdapat pada sistem Electronic Fuel Injection (EFI), letaknya di bagian penutup timing belt atau timing chain.
Tanpa camshaft position sensor yang bekerja dengan baik,maka secara otomatis akan sulit hidup atau mesin hidup tapi beberapa injektor tidak bekerja.

B. FUNGSI CMP SENSOR (CAMSHAFT POSITION SENSOR)
Fungsi Camshaft Position Sensor (CMP Sensor) Chamshaft Potition Sensor (CMP Sensor) bekerjasama dengan CKP Sensor (Crankshaft Position Sensor) untuk mengetahui posisi chamshaft (noken AS) dengan sangat tepat. Hasilnya, CMP Sensor akan dapat mengetahui dengan tepat posisi silinder pada posisi Titik Mati Atas (TMA).

C. CARA KERJA CMP SENSOR (CAMSHAFT POSITION SENSOR)
CMP sensor menggunakan prinsip induksi elektromagnetik untuk bekerja,terdapat dua bagian utama yaitu rotor dengan satu nok (tonjolan) yang terbuat dari logam, dan stator yang terbuat dari magnet permanen,Ketika nok (tonjolan) memotong medan magnet stator maka akan muncul sinyal PWM berupa tegangan. Tegangan ini berasal dari pickup coil dan kemudian dikirim ke ECU sebagai informasi posisi top 1. Saat tonjolan mendekati stator (kutub magnet) maka medan magnet pada gulungan coil berubah,Karena perubahan medan magnet, gulungan akan menghasilkan tegangan induksi. Besarnya tegangan induksi sesuai dengan kecepatan dan kekuatan perubahan medan magnet,Semakin cepat putaran mesin, semakin banyak tonjolan yang akan memotong medan magnet di stator.
Informasi ini akan digunakan untuk menentukan waktu injeksi dan waktu pengapian busi.

Bank Angel Sensor (sensor kemiringan atau sensor rebah) Berfungsi untuk mematikan mesin (menghentikan semprotan bahan ba...
30/10/2021

Bank Angel Sensor (sensor kemiringan atau sensor rebah) Berfungsi untuk mematikan mesin (menghentikan semprotan bahan bakar) saat motor terjatuh.
Motor Injeksi yang mengalami kemiringan ekstrim ketika jatuh memungkinkan mesin akan berhenti bekerja atau mati secara otomatis.
Fitur Bank Angle Sensor pada motor ini masih berupa kotak yang berisi cairan dan sebuah pendulum. Pada saat motor terjatuh, cairan di dalam kotak tersebut akan menggerakkan pendulum yang berfungsi sebagai sensor untuk mematikan fuel pump dan ignition system.

Cara Kerja Bank Angel Sensor

Sistem kerja sensor ini yaitu, pada saat sepeda motor terjatuh dengan sudut kemiringan 55 derajat atau lebih selama minimal lima detik, sensor BAS akan mengirimkan informasi ke ECM/ECU untuk menghentikan kinerja dari fuel pump, injector dan ignition oil sehingga mesin menjadi mati.
Namun jangan khawatir, hal tersebut tidak belaku untuk sepeda motor yang menikung,pada saat menikung terdapat gaya sentrifugal, yang menyebabkan sudut kemiringan pada BAS tidak sama dengan sudut kemiringan sepeda motor terjatuh.
Penamaan teknologi ini berbeda di tiap merek, seperti untuk Honda disebutnya Bank Angle Sensor (BAS), Lean Angle Sensor (LAS) digunakan untuk Yamaha, dan Tip Over (TO) adalah sensor kemiringan yang digunakan pada sepeda motor Suzuki.

Demikian artikel tentang fungsi dan cara kerja BAS (Bank Angel Sensor) pada sistem injeksi, semoga dapat menambah wawasan kita tentang otomotif, Jangan lupa IG :

Fb : Seputar Motor Injeksi
Dan jangan lupa kunjungi juga ulasan berikutnya 🤗🙏

Address

Jl. Cabesari Rt. 01 / Rw. 08, Padang Sari, Majenang
Majenang
53257

Opening Hours

Monday 09:00 - 22:00
Tuesday 09:00 - 22:00
Wednesday 09:00 - 22:00
Thursday 09:00 - 22:00
Friday 09:00 - 22:00
Saturday 09:00 - 22:00
Sunday 09:00 - 22:00

Telephone

+6288802390868

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seputar Motor Injeksi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Seputar Motor Injeksi:

Shortcuts

Share