07/12/2024
----- Kapitan Pati Amura -----
Dalam sastra lisan, Kapata disebut sebagai nyanyian rakyat yg mengisahkan Sejarah Negeri dan bahkan cerita rakyat....
Kapata terus menerus di nyanyikan agar proses pewarisan kisah dapat terus berjalan dari generasi ke generasi....
Pd Saat terjadi Perang melawan penjajah di Bumi rempah-rempah ini yg terkenal dgn Perang Pattimura pd tgl 15 Mei thn 1817 di Hatawano (Saparua), semua Kapitan/Malessy di seluruh Negeri2 di Maluku turut terlibat, salah satunya dari Negeri Liang....
Tersebutlah sepenggal Kapata yg menceritakan peristiwa itu....
.... Yame sela serano Amalatuo........ Nuru tule yame Makukuresio....
.... Hutu yame husa huni Amaheru........ Upu Pati Amaheru Matualesio....
.... Kahu tule yame, sahu sela Hatuaoresio........ Kika oi sahu Hatawano, .... kika oi pahita,kika oi. haulala.... lopuo palala, Hatawano malala...
.... Matuolesio naiya pahita haulala...
.... Tomaso hunia moki salawaku........ Nita tatetui Rahaban aai....
.... Yame Tula Makukuresio, Yame Pati Amura....... Yame Tula Matuolesio, Yame Pati Amura....... Yame Tula Yame....
Kira2 terjemahan dlm bahasa melayu/Indonesia, seperti ini...
Kami menyeberang dari Negeri Raja ke Tanah Seram...
Ikut dgn kami keluarga Makuresy...
Singgahlah kami di labuhan yg aman tersembunyi di Amaheru (Ama Riang)...
Tuan Kapitan dari Amaheru yaitu Matuolesi...
Kami melanjutkan penyeberangan ke daerah Haturessy Negeri Ama rima di Hatuhaha (nginap, susun strategi)...
Besok kami menyeberang ke Hatawano...Besok kami akan berperang...Besok kami akan menumpahkan darah...
Pedang berlumur darah...Hatawano bersimbah darah...Matuolesi berperang dgn gagah...
Tomas, ayo amankan Salawaku...Bukit Rahaban menanti...Kami punya hubungan keluarga dgn keluarga Makuresi...
Kami (semua) adalah Pattimura...kami dgn kami...kami dgn kami (maksudx kami semua basudara)....
Kepahlawanan ini milik katong bersama....
Mari Jaga dan Lestarikan Peradaban Ama Riang....
Foto tahun 1990an,